web stats

√ Sejarah Dan Perkembangan Saham Antm Hingga Saat Ini

Belakangan ini harga emas global semakin tinggi cukup pesat mencapai harga tertinggi pada periode tahun 2012-201harga saham antm 3 yg lalu. Tetapi bagaimana menggunakan kinerja saham-saham berdasarkan emiten emas? Apakah mengagumkan jua buat di beli?

Seperti yg kita tahu, bahwa saham ANTM adalah kode saham menurut PT Aneka Tambang Tbk yang termasuk dalam kategori emiten di sektor pertambangan/logam dan mineral.

Dalam hal ini, emas adalah kontributor utama pendapatan PT Aneka Tambang Tbk. Sehingga tidak heran jika saham ini pula menarik perhatian investor yg ingin berinvestasi pada sektor pertambangan khususnya emas.

Saham ANTM merupakan saham yang masuk pada index saham LQ45, JII dan pula syariah.

Tetapi sampai kuartal I tahun 2020 seperti dilansir oleh beberapa media nasional, kinerja sama ANTM sedang tidak memuaskan stagnan bahkan menurun. Hal ini lantaran laba bersih ANTM yg justru menurun di tengah naiknya harga emas dunia.

Walaupun demikian saham ANTM permanen direkomendasikan oleh perusahaan-perusahaan sekuritas, sebab dalam tahun 2021 di prediksi akan menguat lagi. Selain itu warta baiknya, pada kuartal II bulan Juni 2020 yang kemudian keuntungan higienis ANTM baliksemakin tinggi.

apabila Anda juga adalah salahsatu orang yang tertarik menggunakan saham ini, sebelum memutuskan membeli atau nir jadi membeli terdapat baiknya Anda mengenal emiten ANTM lebih detail.

Mulai berdasarkan profil perusahaannya, sejarah, data mendasar emiten dan jua perkembangannya hingga ketika ini.

Sehingga hal ini akan membantu Anda mempertimbangkan keputusan pembelian saham yang sinkron dengan tujuan saham antm & kebutuhan Anda menjadi investor. Jadi, mari kita bahas satu persatu! Profil Perusahaan

PT Aneka Tambang Tbk merupakan galat satu anak bisnis BUMN. Ruang lingkup bisnis PT Aneka Tambang Tbk mencakup bidang eksplorasi, penambangan, pengolahan, pemurnian dan pemasaran sumber daya mineral, misalnya bijih nikel, feronikel, emas, perak, bauksit, dan batubara.

Seperti yg sudah di sebutkan sebelumnya, bahwa pendapatan terbesar ANTM dari berdasarkan Emas, DImana 68% dari dari Emas, Perak & logam mulia, 30% dari feronikel & bijih nikel dan dua% berasal berdasarkan bauksit & batubara.

Saat ini, kantor sentra PT. Aneka Tambang Tbk berada di Gedung Aneka Tambang Jalan Letjen TB. Simatupang No. 1 Jakarta Selatan.

Sementara itu, PT Aneka Tambang kinipada pimpin sang Dana Amin menjadi Direktur Utama, & jajaran direksi lainnya seeprti Hartono (Direktur Operasi dan Produksi), Aprilandi H. Setia (Direktur Niaga), Luki Setiawan Suardi (Direktur SDM), Anton Herdianto (Direktur Keuangan) & Risono (Direktur Pengembangan Usaha).

Sebagai perusahaan pertambangan yg sudah seak usang berdiri, PT Aneka Tambang tentunya sudah mengantongi berbagai penghargaan. Beberapa diantaranya misalnya : Top 3 Perusahaan Pertambangan Terpopuler 2019 Kategori Pertambangan versi Warta EkonomiIndonesian Sustainable Development Goals Awards 2019 menurut Corporate Forum for Community Development (CFCD)RRI BUMN Award 2019. Peringkat Gold Kategori Brand Strength & Social Economy Contribution versi RRI, Iconomics Research2nd ASEAN Mineral Award 2019, menurut The Seventh ASEAN Ministerial Meeting on Minerals (The 7th AMMin) and Associated Meetings/EventsPROPER Award 2019 menurut Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan Sejarah ANTM

Berbicara mengenai sejarahnya, PT Aneka Tambang Tbk telah pada dirikan dan mulai beroperasi sejak tanggal lima Juli 1968.

Berarti hingga ketika ini ANTM telah berdiri selama 52 tahun lamanya. Perusahaan ini merupakan hasil penggabungan beberapa perusahaan proyek tambang milik pemerintah yang terdiri;

Pimpinan Umum Perusahaan-perusahaan Tambang Umum Negara,

Perusahaan Negara Tambang Bauksit Indonesia,

Perusahaan Negara Tambang Emas Tjikotok,

Perusahaan Negara Logam Mulia,

Proyek Intan & Proyek-proyek Bapetamb.

Oleh karena itu, PT Aneka Tambang bernama Perusahaan Negara (PN) Aneka Tambang.

Kemudian PN Antam berubah status sebagai Perusahaan Perseroan dalam tahun 1974 menggunakan nama PT Aneka Tambang. Namun perlahan tapi niscaya, ANTM melakukan pengembangan operasional ke harga saham antm aneka macam daerah pada Indonesia.

Misalnya Pabrik Feronikel I (FeNi I) pada Pomalaa, Sulawesi Tenggara dalam tahun 1976, Tambang Nikel pada Pulau Gebe pada tahun 1979, Tambang emas Pongkor, Jawa Barat pada tahun 1994. Perusahaan Melakukan IPO & Listing di BEI

PT. Aneka Tambang melakukan IPO (Initial Public Offering), lalu mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada lepas 27 November 1997.

Pada waktu itu saham seri B yang ditawarkan kepada wargasejumlah 430.769.000 dengan nominal Rp. 1400/lembar saham.

Selanjutnya, menjadi keterangan tambahan, Perseroan jua mencatatkan sahamnya di luar negeri, tepatnya di Australia pada tahun 1999. Jadi sahamnya bukan hanya tercatat di BEI. Historis Pencatatan Saham

Selama melantai pada BEI, emiten ANTM tercatat pernah melakukan stock split & pula right issue. Berikut merupakan pencatatan saham ANTM selengkapnya! TanggalTindakan KorporasiSaham27 November 1997Negara Republik Indonesia (Seri A Dwiwarna)127 November 1997IPO Saham Perdana @ Rp1.400/ Lembar (Seri B)430.769.00027 November 1997Pencatatan Saham Pendiri (Seri B)799.999.99930 Juli 2002Saham Bonus 100 : 55 (Seri B)676.922.95012 Juli 2007Stock Split 1 : 5 (Seri B)7.630.767.80027 Oktober-tiga November 2015Rights Issue I14.492.304.975 Fundamental ANTM

Analisis mendasar adalah hal yg pastinya tidak boleh terlewatkan oleh para investor baru maupun yg sudah usang.

Asumsi mendasar ini akan bisa membantu kita melihat apakah sebuah saham layak pada beli, ditahan atau sudah saatnya pada jual.

Begitu jua menggunakan saham ANTM. Sehingga bagaimanapun data fundamental tetap kita perlukan.

Baca pula : Tips Investasi Saham ala Lo Kheng Hong, Warren Buffetnya Indonesia

Berikut merupakan beberapa data aspek fundamnetal perusahaan yg sanggup Anda cermati sebagai bahan pertimbangan pada menilai saham ANTM. 1. Aset, Hutang & Modal

Pertama, kita akan coba melihat data-data tentang aset, hutang dan pula kapital ANTM selama 5 tahun terakhir (2015-2019). Apakah masih mampu pada katakan masuk akal? TahunAset(Rupiah)Hutang(Rupiah)Modal(Rupiah)201930,20 T(- 9,33%)12,10 T(- 10,81%)18,10 T(- 8,30%)201833,31 T(+ 10,97%)13,57 T(+ 17,73%)19,74 T(+ 6,75%)201730,01 T(+ 0,11%)11,52 T(- 0,42%)18,49 T(+ 0,44%)201629,98 T(- 1,24%)11,57 T(- 3,88%)18,41 T(+ 0,50%)201530,36 T(+ 37,71%)12,04 T(+ 19,04%)18,32 T(+ 53,54%)

Jadi, jika kita hitung average growth berdasarkan Aset, Hutang dan Modal emiten ANTM, maka akan kita dapatkan hasil bahwa: Aset ANTM homogen-rata tumbuh sebesar 7,64% tiap tahunnya selama lima tahun (2015-2019)Average growth dari hutang ANTM sebanyak 4,33% tiap tahunnya selama lima tahun (2015-2019)Average growth dari kapital ANTM sebanyak 10,58% tiap tahunnya selama 5 tahun (2015-2019)

2. Penjualan, Beban Pokok & Laba Bersih

Kedua, sebelum memutuska membeli sahamnya, coba amati pula bagaimana segi penjualan, beban pokok dan keuntungan bersihnya.

Biasanya, laba higienis ANTM cenderung naik, tetapi pada tahun 2019 lalu turun lebih dari 70%. Berikut merupakan data penjualan, beban utama dan keuntungan bersih ANTM! TahunPenjualan(Rupiah)Beban Pokok(Rupiah)Laba Bersih(Rupiah)201932,70 T(+ 29,55%)– –193,90 M(- 77,83%)201825,24 T(+ 99,48%)21,76 T(+ 97,69%)874,43 M(+ 540,59%)201712,65 T(+ 38,96%)11,01 T(+ 33,38%)136,50 M(+ 110,63%)20169,11 T(- 13,53%)8,25 T(- 20,14%)64,81 M(+ 104,50%)201510,53 T(+ 11,79%)10,34 T(+ 19,58%)-1,44 T(- 85,85%)

3. Arus Kas Operasi, Pembiayaan & Investasi

Ketiga, yg nir kalah penting merupakan melihat dari segi arus kasnya. Hal ini sangat penting buat melihat apakah arus kas emiten masih tergolong lancar atau nir.

Berikut ini merupakan data Arus Kas Operasi, Pembiayaan & Investasi ANTM selama 2015-2018 yg mampu kita amati! TahunOperasi(Rupiah)Pembiayaan(Rupiah)Investasi(Rupiah)2019–––20181,87 T(+ 35,92%)-619,76 M(- 9,04%)-2,59 T(+ 10,27%)20171,38 T(+ 35,83%)-568,36 M(- dua.017,58%)-dua,89 T(- 109,15%)20161,02 T(+ 107,69%)-26,84 M(- 100,39%)-1,38 T(+ 34,31%)2015488,90 M(+ 24,82%)6,89 T(+ 620,38%)-2,10 T(- 28,36%) 4. Dividen

Disamping rasio keuangan, dividen jua biasanya menjadi perhatian investor. Tapi memang, sebagian investor terdapat juga yang nir terlalu berharap keuntungan menurut dividen.

Baca pula : Properti, Investasi Jangka Panjang Terbaik